Sep 25, 2011

Design Patterns (GoF)



Design Pattern adalah suatu solusi yang umum dilakukan untuk menangani masalah perancangan software.Design Pattern yang cukup populer diperkenalkan oleh GOF(Gang Of Four). Dewanya Design diantaranya adalah Erich Gamma, Richard Helm, Ralph Johnson dan John Vlissides.
Dalam penjelasan dari Gang Of Four(GoF) terdapat 23 Pattern yang di bagi menjadi 3 kelompok besar.
yakni diantaranya
1. Creation Patterns(cara Class/object di inisialisasi)
2. Structural Patterns (Struktur/ relasi antar object/class)
3. Behavior Patterns (Tingkah laku atau fungsi dari class/object)

Penjelasan secara singkat bagian-bagian Design Pattern :
1.Creation Pattern, yaitu pattern yang menyangkut dengan pembuatan object.Pattern akan menangani pembuatan suatu object, daripada kita menangani pembuatan objcet
secara langsung dan mungkin akan tersebar di dalam code kita. Dengan cara ini program akan lebih fleksibel dalam
memutuskan pemakaian object yang dibutuhkan.
2.Structural Pattern. yaitu pattern yang menyangkut dengan struktur program. dimana dalam Pattern ini akan lebih konsen ke class
objcet composite. akan banyak penggunaan pewarisan to menggabungkan interface dan menjelaskan cara untuk menggabungkan object
tujuan membuat fungsionalitas baru.
3.Behavioural Pattern. yaitu pattern yang menyangkut tentang kelakuan program. Dimana pada pattern ini akan menjelaskan spesifik tentang
komunikasi antar objcet.

Dari ketiga kelompok besar design pattern tersebut memiliki bagian2 seperti berikut
* Creational Pattern
1. Abstract Factory (Pembuatan Instance Object dari keluarga object (Children Object))
2. Builder (Kontruksi Object yang kompleks dengan memisahkan kontruksinya dan penjabaran object tersebut)
3. Factory Method (Pembuatan Objet tanpa spesifikasi penjabaran class yang akan di buat)
4. Prototype ( Pembuatan object dengan mengkloning dari object yang telah ada)
5. Singleton ( Pembatasan pembuatan object dari suatu class)

* Structural Pattern
1. Adapter (Pattern ini Membolehkan class yang interfacenya tidak compatible untuk bekerja bersama, dengan cara membungkusnya menjadi interface dari class yang telah ada)
2. Bridge ( Pattern ini Memisahkan abstraksi dari implementasinya sehingga dapat memberikan variasi class secara independent)
3. Composite (Pattern ini Menggabungkan satu atau lebih object yang serupa sehingga dapat dijadikan satu object)
4. Decorator (Pattern yang memberikan cara yang dinamis untuk menambahkan dan meng-override prilaku dari method yang ada dalam sebuah object)
5. Facade (Pattern yang menyediakan interface sederhana yang akan di implementasikan dengan coding yang besar)
6. Flyweight ( Pattern ini berupaya untuk mengurangi pembuatan dan manipulasi dari sejumlah object besar yang serupa)
7. Proxy (Pattern yang menyediakan tempat untuk objek-object mengakases controll dari aplikasi, dimana dapat mengurangi biaya dan mengurangi kompleksitas)

* Behavior Patterns
1. Chain of responsibility ( Pattern yang mendelegasikan perintah untuk rantai pengolahan objek )
2. Command ( Menciptakan objects yang dikemas dengan beberapa pilihan/action dan parameter )
3. Interpreter ( Pattern yang digunakan untuk spesifik bahasa )
4. Iterator ( Mengakses element dari object secara berurutan tanpa memaparkan representasinya )
5. Mediator ( Memberikan pola untuk 'loose coupling' antara class dengan cara menjadikanya satu kelas yang mempaparkan detail dari method).
6. Memento ( Tanpa melanggar konsep enkapsulasi. Merekam dan mengektrasi keadaaan internal object dimana memungkinkan mengembalikan keadaannya ke semula nanti.)
7. Observer ( Mendefinisikan dependency one-to-many antara object, dimana perubahan terjadi pada satu object yang nantinya akan mengenai object turunannya secara otomatis )
8. State ( Memungkinkan object untuk mengubah prilaku ketika terjadi perubahan internal. )
9. Strategy (Menentukan sebuah keluarga algoritma, merangkumnya dan membuat mereka bisa saling di pertukarkan. Pattern ini memberikan algoritma yang bervariasi secara independent bisa digunakan)
10. Template Method ( Mendefinisikan kerangka operasi algoritma dalam sebuah abstract class. Metode template ini memungkinkan subclass mendefinisikan langkah tertentu dari sebuah algoritma tanpa mengubah struktur algoritma)
11. Visitor ( Memisahkan algoritma dari struktur object dengan memindahkan hirarki dari methods ke dalam satu object)

Keuntungan dari Design Pattern adalah
1. Design yang berulang, lebih effisien dari hanya penggunaan code yang berulang.
2. Menangani permasalahan yang umum dihadapi oleh system designer.
3. Dengan menggunakan Design Pattern akan lebih mudah bagi orang lain memahami apa yang anda lakukan dan mengapa.
4. Design Patter membantu anda untuk refactoring code anda dengan mudah

Untuk Penjelasan Design Pattern di Gof akan dijelaskan Nanti..
Bersambung / to be continued

Sep 12, 2011

Spliter File Text Java


Iseng2 Lagi.. (*_*)
Ide membuat SpliterFile Text ini terbesit ketika teman2 sekantor
yang sedang melototin ratusan ribu data di file text dengan wajah yang suram.
Dan semua Sumpah Serapah di keluar dari rongga mulutnya.
terbesit niat membantu teman2 untuk mempermudah pekerjaanya..
dengan nyambi ngoding ADF saya membuat Aplikasi ini..
adapun sedikit Penjelasannya seperti Berikut..


Spliter File Text merupakan software untuk membagi file text(CSV dan TXT).
Dimana tujuannya untuk membagi file text yang berukuran besar.
Adapun file yang dipecah pecah dapat berdasarkan maximal Row yang akan di pecah
dan dapat juga dipecah menjadi beberapa bagian

Spliter File Text ini di buat menggunakan Bahasa Pemrograman Java sehinnga dapat
berjalan di Semua Platform yang terpadat Java Virtual Machine nya.

Selamat Menikmati..(Kaya Makanan Aja..)

Anda Puas Saya Lemas

aplikasi dapat di dowload disini

kalo mau Souce Code nya dapat di download disini : download

Aug 11, 2011

Apllikasi Translator Blakcberry



Mencoba Membuat Aplikasi Blackberry

Hanya ditemani Kopi+Internet+Mp3+Rokok

Malam Minggu merupakan hari saya untuk bersenang2 ria. Namun Saking Malasnya pergi dan akhirnya benggong sendiri di depan laptop(Nasib Jomblo) (~_~). Saat saya menabung di kamar mandi timbul lah ide untuk membuat aplikasi di Blackberry. Saya ingin membuat aplikasi yang translator multilanguage. Alibi belum fasih dalam berbasa inggris maupun yang lainnya.(sedih S1 belum bisa Bahasa Inggris). Hanya bermodal pernah membuat aplikasi J2ME untuk skripsi dulu. Terjunlah saya ke mulut IDE Eclipse plugin Blackberry... Huaaa..(Coding Never Ending).

Artsitektur dari aplikasi ini cukup Sederhana. Dimana Aplikasi TranslatorBB yang saya buat hanya menggakses WebService dari www.bing.com yang telah menyediakan API Translator berbagai bahasa.

Arsitektur dari TranslatorBB


Aplikasi ini masih terdapat beberapa kekurangan dimana keterbatasan Blackberry dalam menyediakan Font untuk berbagai negara. tapi sayangnya untuk mendaptar Signature key butuh process 2 hari dari Blackberry. jika Ada yang berminat untuk SourceCodenya. comment alamat email.

Apr 22, 2010

Aplikasi Path Finding dengan Google Maps API Berbasis GPS dan J2ME





Dewasa ini telepon seluler mengalami perkembangan yang sangat pesat. Telepon seluler saat ini tidak hanya dapat digunakan untuk melakukan komunikasi seperti telepon dan SMS saja tetapi dapat juga digunakan untuk mengakses internet. Dengan fungsi mengakses internet ini, penggunaan telepon seluler dapat dikembangkan menjadi sangat luas, tidak hanya untuk menelpon, sms, akan tetapi juga dapat digunakan untuk membaca email,chating, membaca iklan, melihat peta online seperti pada Google Maps. Atas dasar itu ”Aplikasi Path Finder dengan Peta Online Berbasis GPS dan J2ME” ini dibangun, untuk memudahkan pengguna untuk mencari jalur dari device menuju ke lokasi-lokasi tertentu.
Aplikasi ini dibuat untuk memudahkan pengguna mencari jalur dan membimbing pengguna menuju ke lokasi tersebut,seperti Tempat Wisata, Rumah Sakit, Kantor Polisi, Pom Bensin, Hotel, Bank, Universitas, Mall dan Tempat Pariwisata. Dimana pengguna dapat melakukan pencarian lokasi dengan filter tertentu seperti tipe, harga, dsb. Selain itu pengguna juga dapat langsung melihat lokasi pada peta online sehingga memudahkan pengguna untuk mencari lokasi properti tsb.
Dalam pembangunan aplikasi ini digunakan beberapa metode penelitian antara lain : studi pustaka, observasi, dan analisis. Melalui metode-metode tersebut data kebutuhan pengguna dikumpulkan untuk selanjutnya diolah dan diimplementasikan pada aplikasi ini.
Aplikasi ini diimplementasikan dengan bahasa pemrograman J2ME pada klien, bahasa pemrograman PHP pada server, MySQL sebagai database manajemen pada server serta Google Maps sebagai layanan penyedia peta online.
Dengan dikembangkannya aplikasi ini diharapkan dapat membantu pengguna dalam mencari lokasi terdekat dan dapat menuntun pengguna menuju lokasi tersebut dengan tersebut dengan bantaun peta online.

Apr 13, 2010

Sekilas Tentang J2ME


Java 2 Micro Edition (J2ME) merupakan sebuah kombinasi yang terbentuk antara sekumpulan interface Java yang sering disebut dengan JAVA API (Application Programming Interface) dengan JVM (Java Virtual Machine) yang didesain khusus untuk alat, yaitu JVM dengan ruang yang terbatas. Kombinasi tersebut kemudian digunakan untuk membangun aplikasi-aplikasi yang dapat berjalan di atas alat (dalam hal ini mobile device) (Raharjo, Hermantyo, Haryono, 2007).

Komponen-komponen J2ME terdiri dari Java Virtual Machine (JVM) yang digunakan untuk menjalankan aplikasi Java pada emulator atau handheld device, Java API (Aplication Programming Interface) dan tools lain untuk pengembangan aplikasi Java semacam emulator Java Phone, emulator Motorolla dari J2ME Wireless Toolkit. Dalam pengembangan aplikasi wireless dengan Java, J2ME dibagi menjadi dua buah bagian, yaitu:

1. Lapisan Konfigurasi (Configuration Layer)

Virtual machine yang berupa konfigurasi yang menyediakan fungsi dasar dengan karakteristik yang sama. Contohnya: fungsi koneksi jaringan dan manajemen memori. J2ME mempunyai dua konfigurasi utama yaitu:

a. Connected Limited Device Configuration (CLDC)

CLDC diperlukan untuk pengembangan aplikasi wireless dengan MIDP. Implementasinya CLDC digunakan untuk program Java pada perangkat keras dengan ukuran memori yang terbatas, pada 160 sampai dengan 512 Kilobyte.

b. Connected Device Configuration (CDC)

CDC mampu menggunakan seluruh fitur Java 2 Virtual Machine. CDC juga mampu menggunakan hampir seluruh fitur J2SE. Besarnya permintaan CDC akan sumber daya, membuat CDC tidak bisa digunakan di banyak piranti mobile.

2. Lapisan Profile (Profile Layer)

Menyediakan lingkungan pustaka-pustaka API untuk membangun aplikasi mobile (Mardiono, 2006). J2ME mempunyai beberapa profil (Agung, 2005) antara lain:

a. Mobile Information Device Profile (MIDP)

b. Foundation Profile (FP)

c. Personal Profile

d. Personal Digital Assistance (PDA) Profile